JENDELABABEL.COM, BELITUNG TIMUR — Keberadaan PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, kembali menjadi sorotan. Perusahaan tersebut diduga belum menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara optimal kepada masyarakat sekitar.
Kepala Desa Simpang Tiga, Asni, mengungkapkan selama menjabat, PT SMM baru satu kali merealisasikan program CSR kepada desanya.
BACA JUGA.
“Selama saya menjabat sebagai Kepala Desa Simpang Tiga, seingat saya baru satu kali PT SMM memberikan CSR, yaitu untuk membantu program anyaman lais. Selain itu tidak pernah ada lagi,” ujar Asni, Kamis (31/7/2026).
Proposal Desa Mentok di Alasan “Tak Sinkron”
Menurut Asni, Pemerintah Desa Simpang Tiga telah beberapa kali mengirim surat permohonan bantuan CSR kepada pihak perusahaan. Namun setiap usulan yang disampaikan disebut belum mendapat persetujuan.
“Kami sudah beberapa kali berkirim surat ke PT SMM. Tapi setiap kami mengajukan program, alasannya selalu karena program desa tidak sinkron dengan program mereka,” ungkap Asni.
BACA LAGI.
Asni berharap PT SMM dapat lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui program CSR yang dilaksanakan secara rutin dan selaras dengan program pembangunan desa.
“Kami berharap ke depan program CSR dari PT SMM bisa direalisasikan secara rutin dan sejalan dengan program pembangunan desa. Dengan begitu, CSR perusahaan benar-benar dapat membantu pembangunan serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Simpang Tiga,” harapnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan pihak perusahaan sangat diperlukan agar setiap program CSR tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung program pemberdayaan ekonomi yang telah direncanakan desa.
*Pertanyaan Komitmen Perusahaan*
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada desa di sekitar wilayah operasionalnya.
JANGAN LEWATKAN.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di Belitung Timur, pelaksanaan CSR diharapkan dapat memberikan manfaat melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur desa, maupun kegiatan sosial lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, PT SMM sebelumnya pernah menyampaikan komitmen mendukung pembangunan masyarakat, termasuk pembangunan Balai Dusun Air Ruak Dua di Desa Simpang Tiga yang diresmikan bersama Pemkab Belitung Timur pada tahun 2024.
Pihak Perusahaan Belum Beri Tanggapan
Jendelababel.com telah berupaya meminta konfirmasi kepada Alan selaku Humas PT SMM terkait mekanisme penentuan program CSR, realisasi yang telah dilakukan di Desa Simpang Tiga, serta alasan usulan pemerintah desa dinilai tidak sejalan dengan program perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT SMM belum memberikan tanggapan. Apabila perusahaan memberikan klarifikasi atau hak jawab, media ini akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.
Penulis: [GL]
Editor: [Jendela Group]
jb

jb
jb
jb
jb











