Scroll untuk baca artikel
jb
jb jb jb
BELITUNG

Kades Jangkar Asam Bantah  Isi Pemberitaan  Soal KDMP, Tegaskan Dukung Penuh Program Presiden

115
×

Kades Jangkar Asam Bantah  Isi Pemberitaan  Soal KDMP, Tegaskan Dukung Penuh Program Presiden

Sebarkan artikel ini

JENDELABABEL.COM, BELITUNG TIMUR — Kepala Desa Jangkar Asam, Kecamatan Gantung, Fahrizal, menyatakan keberatan atas isi pemberitaan salah satu portal media online yang berjudu” , Kades Jangkar Asam Pasrah Setuju atau Tidak Dana Desa Tetap Dipotong untuk Bangun KDMP”.(5/6/2026)

Menurut Fahrizal, sejumlah pernyataan yang dimuat dalam berita tersebut tidak sesuai dengan keterangan yang ia sampaikan saat diwawancarai oleh awak media. Ia menegaskan tidak pernah menyatakan sikap “pasrah” sebagaimana tergambar dalam judul maupun isi pemberitaan tersebut.

BACA JUGA.

“Saya keberatan dengan isi pemberitaan itu karena keterangan yang saya sampaikan bukan seperti yang ditulis dalam berita tersebut,”kata Fahrizal.
(5/6/2026)
Fahrizal menjelaskan bahwa saat diwawancarai, dirinya hanya mendapat tiga pertanyaan utama, yakni terkait tanggapan pemerintah desa terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dukungan masyarakat terhadap program tersebut, serta penggunaan aset desa sebagai lokasi pembangunan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Fahrizal mengaku menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Jangkar Asam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk program KDMP, apabila tujuan program tersebut untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat maupun desa.

“Saya menjelaskan bahwa kami mendukung program pemerintah pusat. Apalagi dalam KDMP terdapat berbagai bidang usaha yang direncanakan seperti apotek, toko pupuk dan usaha lainnya yang berpotensi membantu perekonomian desa,” katanya.

Terkait dukungan masyarakat, Fahrizal mengatakan pemerintah desa telah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas rencana pembangunan KDMP. Dalam musyawarah tersebut memang terdapat beberapa warga yang mempertanyakan lokasi pembangunan koperasi.

Namun, pemerintah desa telah menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat tujuh alternatif lokasi yang diajukan. Setelah dilakukan survei lapangan dan peninjauan bersama pihak terkait, lokasi-lokasi tersebut dinilai belum memenuhi kriteria sehingga diputuskan memanfaatkan aset desa sebagai lokasi pembangunan.

“Kami sudah melaksanakan musyawarah desa. Bahkan sebelumnya ada tujuh lokasi yang diajukan, namun setelah survei lapangan tidak memenuhi kriteria yang ditentukan,” jelasnya.
Mengenai penggunaan aset desa, Fahrizal menegaskan bahwa keputusan tersebut juga telah dibahas melalui mekanisme Musyawarah Desa sehingga dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat.

Ia menilai substansi pernyataan yang disampaikannya kepada wartawan lebih menekankan dukungan terhadap program pemerintah dan proses musyawarah yang telah ditempuh desa, bukan sikap pasrah ataupun keberatan terhadap program KDMP.

Fahrizal juga mengaku telah beberapa kali menghubungi pihak media yang memuat pemberitaan tersebut untuk meminta klarifikasi terkait isi berita yang menurutnya tidak sesuai dengan pernyataannya. Namun hingga saat ini dirinya mengaku belum memperoleh tanggapan dari pihak media tersebut.

JANGAN LEWATKAN.

“Saya sudah beberapa kali menghubungi pihak media untuk meminta klarifikasi, tetapi sampai sekarang belum mendapat jawaban,” tulis Fahrizal kepada awak media melalui pesan whatsapp (5/6/2026)

Oleh karena itu, Fahrizal berharap media yang bersangkutan dapat memberikan ruang hak jawab sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers agar informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami mendukung setiap program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Saya hanya berharap apa yang saya sampaikan dapat diberitakan secara utuh dan sesuai konteks,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak media yang memuat pemberitaan awal terkait keberatan dan permintaan klarifikasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Jangkar Asam tersebut.(GL/Jendela Group)

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!