JENDELABABEL.COM, BANGKA BARAT — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat, Deddi Wijaya, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani yang mengambil kebijakan pinjaman daerah sebesar Rp293 milia untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke.
Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (30/7) malam, Deddi menyebut kebijakan tersebut merupakan langkah strategis yang berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan spesialis di daerah.
ARTIKEL TERKAIT.
Investasi Kemanusiaan, Bukan Beban
“Selama ini banyak pasien jantung dan stroke dari Bangka Belitung harus dirujuk ke luar daerah seperti Palembang dan Jakarta. Ini bukan hanya soal biaya, tapi juga soal waktu dan keselamatan. Kehadiran rumah sakit khusus ini sangat mendesak,” tegas Deddi.
Ia menilai, skema pinjaman daerah sah dilakukan selama melalui perencanaan matang, sesuai regulasi, serta memperhatikan kemampuan fiskal daerah.
BACA JUGA.
“Kalau digunakan untuk pembangunan fasilitas kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, ini bukan beban, tapi investasi jangka panjang, investasi kemanusiaan,” ujarnya.
Minta Dikawal Agar Transparan
Deddi juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar proses pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.
BACA LAGI.
“Kita semua harus mengawal agar program ini tepat sasaran, terbuka, dan benar-benar memberikan manfaat nyata. Ini bukan sekadar proyek, tapi harapan masyarakat Bangka Belitung untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Jendela Babel.
Editor: [Jendela Group]
jb

jb
jb
jb
jb











