Scroll untuk baca artikel
jb
jb jb
BELITUNGDPRD PROVINSI BABEL

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya Sidak Antrean SPBU, Soroti Pengurangan Kuota Pertalite 50%

112
×

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya Sidak Antrean SPBU, Soroti Pengurangan Kuota Pertalite 50%

Sebarkan artikel ini
Dari 16 Ton Jadi 8 Ton, Didit: Senin Saya Panggil Pertamina

BELITUNG, JENDELABABEL.COM Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, S.H., M.H. meninjau langsung kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu SPBU yang menjadi lokasi peninjauan adalah SPBU Air Merbau Dalam kegiatan tersebut, Didit turut didampingi Rafli selaku Sales Brand Manager serta Kanit 4 Sat Intelkam Polres Belitung Ipda Angga Saputera, S.H.

Dari hasil peninjauan, salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah pengurangan kuota BBM bersubsidi jenis Pertalite di sejumlah SPBU.

BACA JUGA.

 https://jendelababel.com/penyelundupan-8-ton-pasir-timah-digagalkan-di-beltim-sosok-ferry-cai-mencuat/

Didit menyebut, informasi yang ia terima terdapat SPBU yang sebelumnya mendapatkan pasokan Pertalite mencapai sekitar 16 ton, namun kini jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 8 ton.

Pengurangan pasokan tersebut dinilai turut berdampak terhadap panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

“Ini yang harus kita cari tahu, apa yang menjadi kendala sehingga terjadi pengurangan kuota di sejumlah SPBU. Kalau sebelumnya 16 ton, sekarang menjadi 8 ton, tentu ini harus menjadi perhatian,” ujar Didit saat meninjau kondisi SPBU, (19/9/2026).

BACA LAGI.

https://jendelababel.com/pernah-ditindak-suwandi-masih-kuasai-puluhan-hektare-iup-pt-timah-di-desa-bantan-dan-desa-simpang-rusa/

Menurutnya, ketersediaan BBM bersubsidi berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan sektor perekonomian di daerah. Karena itu, persoalan pengurangan kuota tersebut perlu segera dibahas bersama pihak Pertamina.

Didit menegaskan akan memanggil pihak Pertamina untuk membahas persoalan tersebut, termasuk meminta penjelasan terkait dasar pengurangan kuota di sejumlah SPBU.

“Senin saya akan panggil pihak Pertamina untuk membahas persoalan ini, termasuk mengembalikan jumlah kuota yang dikurangi di sejumlah SPBU, jangan sampai persoalan ini berlarut-larut sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Didit.

Ia berharap persoalan distribusi dan kuota Pertalite dapat segera mendapatkan solusi sehingga antrean panjang di SPBU tidak terus terjadi dan kebutuhan masyarakat terhadap BBM bersubsidi tetap dapat terpenuhi.

Sementara itu, pihak Pertamina diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme penetapan serta perubahan kuota Pertalite di SPBU yang mengalami pengurangan pasokan.Es.

Penulis: [GL]
Editir: [Jendela Group]

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!