JENDELABABEL.COM, BELITUNG — Pengamanan sekitar 50 ton bijih timah oleh Dit Tipidter Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Satreskrim Polres Belitung membuka perhatian terhadap dugaan rantai pasok bijih timah di Kabupaten Belitung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang kolektor timah bernama *Apin*, yang beroperasi di Dusun Piak Air, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, disebut-sebut sebagai salah satu pemasok bijih timah kepada *Afu* melalui CV Belitung Citra Perkasa (BCP)
JANGAN LEWATKAN.
https://jendelababel.com/pemprov-babel-umumkan-pembagian-blok-wpr-di-belitung-timur/
Meja” di Sijuk Disebut Tutup
Seorang narasumber yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, aktivitas pembelian bijih timah milik Apin pasca pengungkapan oleh Satreskrim Polres Belitung tanggal 3 Agustus 2026 sudah tidak beroperasi.
ARTIKEL TERKAIT.
“Sejak semalam meja Apin tutup semua, biasanya buka. Setau saya dia saudara Afu,” ungkap sumber (4/8/2026).
Nama Apin sendiri sebelumnya kerap disebut dalam aktivitas pembelian bijih timah di wilayah Kecamatan Sijuk. Sejumlah sumber menyebut bijih timah yang dibeli dari para penambang selanjutnya diduga dikumpulkan sebelum dikirim ke gudang penampungan di Jalan Jagung II, Air Merbau yang kini telah diamankan penyidik.
BACA
Penyidik Didesak Usut Mata Rantai
Apabila dugaan tersebut benar, penyidik diharapkan tidak hanya menelusuri legalitas kepemilikan sekitar 50 ton bijih timah yang telah diamankan, tetapi juga mendalami mata rantai distribusi mulai dari penambang, kolektor, hingga pihak yang menerima dan menampung hasil produksi tersebut.
Pendalaman terhadap asal-usul bijih timah dinilai penting mengingat hingga saat ini *RKAB PT Timah Tbk disebut belum terbit*. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar legalitas produksi apabila bijih timah tersebut diklaim berasal dari wilayah IUP PT Timah Tbk.
Sebaliknya, apabila hasil penyelidikan menunjukkan bijih timah tersebut berasal dari luar wilayah IUP PT Timah Tbk, aparat penegak hukum juga diharapkan mengusut sumber material tersebut untuk memastikan seluruh aktivitas pertambangan dan tata niaga mineral berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
BACA JUGA.
Upaya Konfirmasi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Apin maupun pihak CV Belitung Citra Perkasa terkait informasi yang beredar mengenai dugaan hubungan keluarga dan rantai pasok bijih timah tersebut.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Penulis: [GL]
Foto: [Jendela Babel]
Editor: [Jendela Group]
jb

jb
jb
jb
jb











