Scroll untuk baca artikel
jb jb
jb jb jb
BANGKA BELITUNGBANGKA SELATANDPRD PROVINSI BABEL

Pansus DPRD Babel Sinkronkan Riset Daerah di Kawasan Industri Sadai

112
×

Pansus DPRD Babel Sinkronkan Riset Daerah di Kawasan Industri Sadai

Sebarkan artikel ini

JENDELABABEL.COM, BANGKA SELATAN — Panitia Khusus (Pansus) Riset dan Inovasi Daerah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terus bergerak cepat dalam mematangkan arah kebijakan riset dan inovasi daer@h saat kunjungan lapangan ke Kawasan Industri Sadai (KIS), pada Sabtu, (11/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Pahlivi, sebagai langkah strategis untuk mensinkronkan potensi industri yang ada dengan pengembangan riset daerah.

Hal ini dilakukan agar kebijakan riset yang dihasilkan nantinya benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia usaha serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam peninjauan tersebut, Pahlivi menekankan pentingnya landasan kajian riset yang kuat sebelum sebuah proyek industri dijalankan.

Ia menilai kondisi di lapangan menjadi cerminan nyata bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan langkah yang tepat

“Hari ini kita berkunjung ke Kawasan Industri Sadai. Apa yang kita lihat sebenarnya menjadi cerminan bahwa sebuah proyek industri strategis, bila tidak dikaji dengan riset yang komprehensif, maka akan menghasilkan masalah di kemudian hari,” kata Pahlivi di sela-sela kunjungannya.

Pahlivi menjadikan Kawasan Industri Sadai sebagai studi kasus penting dalam penyusunan kebijakan ke depan.

Menurutnya, masih terdapat jarak antara regulasi yang ada dengan fakta di lapangan, serta keinginan daerah yang belum sepenuhnya sinkron.

Ini menjadi referensi kita semua. Dalam setiap keinginan untuk menumbuhkan ekonomi atau membuat kegiatan ekonomi, sangat diperlukan riset dan kajian yang mendalam. Tujuannya agar proyek tersebut terantisipasi dengan baik, baik dari sisi kekurangan maupun kelebihannya,” bebernya.

Lebih lanjut, Pahlivi menjelaskan bahwa hasil riset tidak boleh dipandang sebagai sekadar dokumen formalitas, melainkan harus menjadi alat navigasi dalam pengambilan kebijakan.

Dirinya menilai, setiap temuan dalam riset baik kekurangan maupun kelebihan harus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan penguatan program pembangunan

Studi kasus di proyek strategis Sadai ini memberi pelajaran berharga. Untuk menumbuhkan sebuah proyek yang memberi makna ekonomi nyata bagi masyarakat, kehadiran kajian riset itu mutlak diperlukan,” sebutnya. (*Jendela Group)

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *