Scroll untuk baca artikel
jb
jb jb jb jb
BANGKA SELATAN

Pangdam II/Sriwijaya Respons Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Tambang Ilegal Toboali: “Silakan Tanya ke Korem

106
×

Pangdam II/Sriwijaya Respons Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Tambang Ilegal Toboali: “Silakan Tanya ke Korem

Sebarkan artikel ini
Foto. Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.

JENDELABABEL.COM, BANGKA SELATAN – Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, memberikan tanggapan singkat terkait pemberitaan dugaan keterlibatan oknum TNI dalam aktivitas tambang timah ilegal yang disebut beroperasi di kawasan hutan lindung, Jalan Gang Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kamis, (8/7/2026)

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Pangdam II/Sriwijaya mengarahkan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada jajaran Komando Resor Militer/Korem 045/Garuda Jaya.

`”Waalaikumsalam, tanya ke Korem,”` jawab Mayjen TNI Ujang Darwis, Rabu (9/7/2026).

Dugaan Tambang Ilegal di Hutan Lindung

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas konfirmasi media mengenai pemberitaan berjudul "Diduga Ada Campur Tangan Oknum, Tambang Timah Ilegal di Kawasan Hutan Lindung Toboali Beroperasi Bebas."

BACA.

https://jendelababel.com/diduga-ada-campur-tangan-oknum-tambang-timah-ilegal-di-kawasan-hutan-lindung-toboali-beroperasi-bebas/

Sebelumnya, hasil penelusuran media mengungkap dugaan aktivitas tambang timah ilegal menggunakan satu unit alat berat jenis eskavator berwarna hijau di kawasan yang diduga masuk hutan lindung. Meski akses menuju lokasi terputus, dari kejauhan terdengar suara mesin tambang yang diduga masih beroperasi.

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik tambang tersebut. Namun, mereka menyebut alat berat yang digunakan disebut-sebut berkoordinasi dengan oknum anggota Kodim.

Kodim 0432 Basel Bantah

Menindaklanjuti informasi itu, media melakukan penelusuran terhadap nomor telepon yang dikaitkan dengan aktivitas tersebut. Hingga berita ini diturunkan, nomor yang dihubungi belum memberikan tanggapan.

Konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kodim 0432/Bangka Selatan melalui S. Riadi Temanggung. Ia membantah adanya anggota Kodim bernama Hendrik sebagaimana informasi yang beredar.

“Gak ada Pak. Sopir Komandan namanya Hendrik, nomor itu juga tidak terdaftar di HP saya. Kodim Basel tidak ada anggota bernama Hendrik,”`ujarnya.

Namun, ketika dimintai tanggapan terkait dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan lindung tersebut, pihak Kodim 0432/Basel belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diterbitkan.

Menunggu Klarifikasi Korem 045/Garuda Jaya 

Sementara jendela Group masih terus menelusuri identitas pemilik tambang, kepemilikan alat berat, serta kemungkinan adanya pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut.

Dengan arahan Pangdam II/Sriwijaya, konfirmasi selanjutnya kini menunggu dari Korem 045/Garuda Jaya, aparat penegak hukum, maupun instansi terkait lainnya.

Apabila terdapat klarifikasi resmi, media akan memuatnya pada pemberitaan lanjutan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan.

_Penulis: Tim Redaksi_

_Editor: Jendela Group_

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!