JENDELABABEL.COM, BELITUNG — Kapolres Belitung bersama jajaran, didampingi personel Bareskrim Polri dan Satuan Korps Brimob, melakukan pengecekan ke Stasiun Pengumpul (SP) PT Timah di Desa Badau pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Kegiatan tersebut diduga merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan terkait perkara 53 ton bijih timah yang sebelumnya diduga akan diselundupkan.
BACA JUGA.
6 Truk Tiba Tengah Malam
Pantauan Jendelababel di lokasi sekitar pukul 03.30 WIB menunjukkan sedikitnya enam unit truk bermuatan puluhan ton bijih timah terparkir di area SP PT Timah. Sejumlah personel Satlap Tricakti tampak melakukan pengamanan di lokasi.
Salah seorang sopir yang ditemui di pos PT Timah mengaku mengangkut bijih timah dari kawasan Kebun Jeruk sejak pukul 01.00 WIB dengan pengawalan petugas.
“Kami berangkat dari Kebun Jeruk jam 01.00 WIB. Dalam perjalanan kami dikawal oleh Satlap. Kami berani karena dikawal,” ujar sopir tersebut.
BACA JUGA.
Dari lokasi SP Desa Badau, dua orang diamankan oleh Satreskrim Polres Belitung untuk dimintai keterangan terkait puluhan ton bijih timah yang baru tiba tersebut.
Peliputan Dihalangi
Di sisi lain, saat awak media melakukan peliputan di lokasi, seorang anggota Satlap Tricakti sempat berupaya menghalangi proses peliputan. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi atas aktivitas pemindahan bijih timah yang sedang berlangsung.
Pertanyaan Publik
Pemindahan puluhan ton bijih timah pada tengah malam dari kawasan Kebun Jeruk menuju SP PT Timah menjadi perhatian publik. Muncul pertanyaan mengenai alasan proses pengangkutan dilakukan pada dini hari apabila komoditas tersebut berasal dari aktivitas pertambangan yang memiliki legalitas.
JANGAN LEWATKAN.
Apabila legal, mengapa tidak dilakukan pada jam kerja dan melalui prosedur SP yang transparan?
Apabila ilegal, siapa yang bertanggung jawab atas pengawalan dan pembiayaan operasional 6 truk tersebut?
Berbagai spekulasi pun bermunculan di tengah masyarakat terkait asal-usul bijih timah tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Jendelababel masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Satreskrim Polres Belitung maupun pihak Satlap Tricakti guna mendapatkan penjelasan secara berimbang.
Penulis:[GL]
Foto: [Jendela Babel]
Editor: [Jendela Group]
jb

jb
jb
jb
jb











