Scroll untuk baca artikel
jb jb
jb jb jb
BANGKA BELITUNGBASNAZ BABELPEMPROV BABEL

Dari Pekerja Serabutan Menjadi Mekanik Andalan, Abdul Karim Bangkit Bersama Program ZAuto BAZNAS

106
×

Dari Pekerja Serabutan Menjadi Mekanik Andalan, Abdul Karim Bangkit Bersama Program ZAuto BAZNAS

Sebarkan artikel ini

JENDELABABEL.COM, BANGKA — Di sebuah sudut Desa Rukam, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Abdul Karim menata kembali hidupnya dari titik yang nyaris tanpa kepastian. Lelaki sederhana itu pernah menjalani hari-hari sebagai pekerja serabutan, menerima pekerjaan apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup. Kamis, (7/5/2026)

Kala itu, tidak ada penghasilan tetap. Hari esok pun terasa sulit diprediksi. Namun di tengah keterbatasan, Abdul Karim menyimpan harapan sederhana: memiliki pekerjaan layak yang mampu memberinya kehidupan lebih pasti.

Harapan itu mulai menemukan jalan ketika dirinya terdaftar sebagai penerima manfaat Program ZAuto dari BAZNAS. Bagi Abdul Karim, bantuan tersebut bukan sekadar program pemberdayaan biasa, melainkan momentum yang mengubah arah hidupnya.
Melalui program tersebut, ia mendapat kesempatan mengikuti pelatihan mekanik bengkel motor. Kesempatan itu dimanfaatkannya dengan sungguh-sungguh. Setiap materi dan keterampilan yang diajarkan dipelajari dengan tekun karena ia merasa inilah peluang yang selama ini ditunggu.

Tidak hanya memperoleh pelatihan, Abdul Karim juga mendapatkan dukungan berupa peralatan dan perlengkapan usaha untuk membuka bengkel motor sederhana di dekat rumahnya. Usaha itu bermula dari sebuah booth kontainer kecil yang dijadikan tempat bekerja.

Dari tempat sederhana itulah perjalanan baru Abdul Karim dimulai.
Hari demi hari ia jalani dengan penuh disiplin dan kerja keras. Tangannya yang dulu terbiasa mengerjakan pekerjaan serabutan perlahan semakin terampil memperbaiki berbagai kerusakan sepeda motor. Keahliannya mulai dikenal warga sekitar.

Pelanggan pun datang silih berganti, mempercayakan kendaraan mereka kepada Abdul Karim.
Lebih dari satu tahun berjalan, perubahan dalam hidupnya kini terlihat nyata. Bengkel kecil yang dahulu hanya berupa booth kontainer mulai berkembang. Dengan semangat dan hasil usaha yang dikumpulkannya sedikit demi sedikit, Abdul Karim memperluas tempat usahanya menggunakan konstruksi baja ringan di samping rumah.

Kini, suara peralatan bengkel dan deru mesin motor menjadi bagian dari rutinitas hariannya. Jika dulu ia harus berkeliling mencari pekerjaan, sekarang justru pelanggan yang datang mencarinya.
Meski usahanya mulai berkembang, tantangan tetap ada. Ketersediaan sparepart motor masih menjadi kendala yang kerap dihadapi. Tidak semua kebutuhan suku cadang mudah diperoleh sehingga beberapa pekerjaan terkadang membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Abdul Karim untuk terus bertahan dan berkembang.

Dengan penuh rasa syukur, ia menyadari hidupnya telah banyak berubah sejak bergabung dalam Program ZAuto BAZNAS. Program itu bukan hanya memberinya keterampilan dan peralatan kerja, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Kini Abdul Karim memiliki penghasilan yang lebih jelas, usaha yang terus tumbuh, serta harapan hidup yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Kisah Abdul Karim menjadi gambaran nyata bahwa kesempatan yang bertemu dengan kemauan dapat melahirkan perubahan besar. Dari seorang pekerja serabutan, ia berhasil bangkit menjadi mekanik mandiri yang dipercaya masyarakat di lingkungannya. (Jendela Group)

Sumber: Basnaz Babel.

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *