Scroll untuk baca artikel
jb
jb jb
BANGKA BELITUNG

404” Muncul Setelah Pemberitaan Dugaan Pesta Narkoba Di Lapas Bukit Semut, Ada Apa?

103
×

404” Muncul Setelah Pemberitaan Dugaan Pesta Narkoba Di Lapas Bukit Semut, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

JENDELABABEL.COM, BANGKA BELITUNG — Sebuah pemberitaan Selasa, 18/8/2026 mengenai dugaan pesta narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukit Semut, Bangka Belitung yang dimuat di mrdia online BangkaKriminal.web.id dengan judul Bagaimana Bisa Adanya Pesta Narkoba di Dalam Lapas Bukit Semut menjadi perhatian publik. Persoalannya bukan hanya menyangkut substansi pemberitaan, tetapi juga akses terhadap artikel yang sebelumnya dimuat oleh media tersebut kini terpantau hilang (404).

Saat artikel tersebut hendak diakses kembali, halaman pemberitaan justru menampilkan keterangan 404 Not Found Dalam istilah sederhana, kode tersebut menunjukkan halaman yang diminta tidak ditemukan atau tidak lagi tersedia pada alamat yang diakses.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan. Apakah artikel tersebut mengalami persoalan teknis, alamatnya berubah, atau memang telah dihapus dari laman media yang bersangkutan?

Pertanyaan semakin mengemuka karena artikel yang tidak lagi dapat diakses tersebut berkaitan dengan isu sensitif, yakni dugaan adanya pesta narkoba di lingkungan Lapas Bukit Semut.

Indikasi Takedown?

Belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab hilangnya artikel tersebut. Namun, ketika sebuah berita yang sebelumnya dapat diakses kemudian berubah menjadi halaman 404, kondisi itu menimbulkan dugaan bahwa artikel tersebut telah ditarik _takedown_, termasuk kemungkinan adanya permintaan dari pihak tertentu.

Dugaan tersebut tentu belum dapat dianggap sebagai fakta sebelum ada konfirmasi dari media yang menerbitkan berita maupun pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Dalam kerja jurnalistik, perubahan atau penghapusan sebuah berita merupakan persoalan editorial yang semestinya dapat dijelaskan, terlebih apabila pemberitaan menyangkut kepentingan publik dan institusi negara.

Yang menjadi perhatian bukan semata-mata apakah sebuah berita dihapus atau tidak. Publik juga berhak mengetahui alasan di balik perubahan akses terhadap informasi tersebut.

Jika artikel ditarik karena adanya koreksi, keberatan, permintaan hak jawab, pertimbangan hukum, atau alasan jurnalistik lainnya, penjelasan tersebut dapat menjadi bagian dari transparansi media kepada pembacanya.

Sebaliknya, jika 404 hanya disebabkan persoalan teknis pada sistem situs, hal itu pun semestinya dapat dijelaskan secara terbuka.

*Dugaan Pesta Narkoba Perlu Diklarifikasi*
Terlepas dari hilangnya akses terhadap artikel tersebut, substansi awal mengenai dugaan pesta narkoba di dalam Lapas Bukit Semut merupakan persoalan yang perlu mendapat klarifikasi.

Pihak Lapas Bukit Semut maupun instansi penegak hukum terkait penting memberikan penjelasan mengenai benar atau tidaknya informasi tersebut.

Apakah peristiwa sebagaimana diberitakan memang terjadi? Apakah telah dilakukan pemeriksaan? Dan apakah terdapat langkah penindakan jika dugaan tersebut terbukti?

Pertanyaan-pertanyaan itu penting dijawab agar persoalan tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

*Ketua Forum Jendela Grup, Abi, menilai persoalan tersebut perlu dilihat secara proporsional dan ditelusuri dengan prinsip keberimbangan.

“Yang penting bukan membuat kesimpulan bahwa berita itu sengaja dihapus, tetapi memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Media perlu memberikan penjelasan dan pihak yang diberitakan juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan resmi mengenai penyebab artikel terkait dugaan pesta narkoba di Lapas Bukit Semut tidak lagi dapat diakses dan berubah menjadi keterangan 404 Not Found

Publik kini menunggu jawaban: apakah ini sekadar gangguan teknis, perubahan halaman, atau memang pemberitaan tersebut telah ditarik atas permintaan pihak tertentu?

Jawaban atas pertanyaan itu penting agar informasi mengenai Lapas Bukit Semut tidak berhenti sebagai tanda tanya di ruang publik.

Sementara, Jendela Group masih menunggu keterangan resmi dari media Bangkakriminal.Web.Id melalui Wartawan yang sebelumnya memberitakan hingga meneruskan ke beberapa Group-Group whatsapp kendati konfirmasi sudah terkirim melalui whatsapp.

Penulis: [Tim Jendela Group]
Editor: [Jendela Group]

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!