JENDELABABEL.COM, PANGKALPINANG — Upaya sistematis dalam meningkatkan kesadaran dan literasi zakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) terus digencarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rabu, (22/4/2026)
Kali ini, langkah tersebut menyasar lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Babel sebagai bagian dari strategi memperluas pemahaman zakat profesi di lingkup pemerintahan.
BAZNAS Babel melalui Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Mulyadi, memenuhi undangan resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memberikan sosialisasi yang berlangsung di ruang pertemuan instansi tersebut.

Kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari tindak lanjut konkret atas Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung terkait pelaksanaan kewajiban zakat profesi bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi.
Dalam paparannya, Mulyadi menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Ia menekankan, zakat profesi bukan hanya kewajiban spiritual semata, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat adalah pilar penting dalam membangun keadilan sosial. Ketika dikelola secara optimal, zakat mampu menjadi solusi dalam mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat,” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menilai, sosialisasi yang menyasar ASN menjadi langkah strategis dalam mendorong optimalisasi penghimpunan zakat di daerah.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus diperluas ke berbagai organisasi perangkat daerah lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN tidak hanya memahami kewajiban zakat secara normatif, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara konsisten sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung. (Jendela group)
jb
jb











