Scroll untuk baca artikel
jb
jb
BANGKA BELITUNGPEMPROV BABEL

Kebun PKK Cikar Panen Lagi, Noni Hidatat: Semoga Menginspirasi Banyak Orang

106
×

Kebun PKK Cikar Panen Lagi, Noni Hidatat: Semoga Menginspirasi Banyak Orang

Sebarkan artikel ini
Manfaatkan Pekarangan Rumah, Ketahanan Pangan Keluarga Bisa Dimulai dari Rumah Sendiri

JENDELABABEL.COM, PANGKALPINANG — Komitmen mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, terus dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani.

Salah satu wujud nyata dukungan tersebut adalah Kebun PKK Cintai Pekarangan (Cikar) yang berada di area Rumah Dinas Gubernur Babel. Jumat (7/8/2026) pagi, kebun tersebut kembali menggelar panen.

Noni Hidayat bersama sejumlah pengurus TP-PKK Provinsi Babel, memanen berbagai jenis tomat dan sayuran yang tumbuh subur di kebun tersebut.

Panen Berkelanjutan
Dibincangi di sela-sela kegiatan, Noni Hidayat mengungkapkan, panen kali ini bukan yang pertama dilakukan.

Menurut dia, hasil dari Kebun Cikar dipanen secara berkelanjutan dengan menyesuaikan tingkat kematangan buah dan kesiapan sayuran untuk dikonsumsi.

“Alhamdulillah, hari ini kita panen berbagai jenis tomat, banyak yang sudah merah-merah dan segar. Terung juga besar-besar, termasuk banyak juga kangkung,” ujar Noni Hidayat.

Pekarangan Kecil, Dampak Besar
Noni Hidayat menilai, tidak semua upaya memperkuat ketahanan pangan membutuhkan lahan yang luas. Pekarangan rumah, sekecil apa pun, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran, buah-buahan maupun tanaman pangan lainnya.

“Dengan menanam sayuran, buah-buahan dan tanaman lainnya di pekarangan rumah, keluarga telah berperan serta dalam mendukung ketahanan pangan, memiliki akses ke makanan yang segar dan sehat, serta dapat menjual hasil panen untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.

Jadi Contoh untuk Masyarakat
Lebih lanjut Noni Hidayat mengatakan, keberadaan Kebun Cikar PKK tidak sekadar menjadi tempat bercocok tanam. Kebun tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat menjadi contoh, bahwa pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri.

“Melalui Kebun Cikar ini, kami ingin memotivasi masyarakat, bahwa dalam mendukung dan menguatkan ketahanan pangan itu, bisa dimulai dari pekarangan rumah. Semoga bisa diikuti oleh masyarakat, menginspirasi banyak orang,” pungkasnya.

Penulis: [Vera]
Editor: [J. Suprana | Jendela Group]

jb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!