JENDELABABEL.COM, PANGKALPINANG —Jalan strategis di kawasan sekitar Bandara Depati Amir Pangkalpinang dilaporkan dalam kondisi kotor dan dipenuhi debu tebal, diduga akibat tumpahan pasir dari truk pengangkut material tambang, Jumat (10/4/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan pasir berserakan di sejumlah titik badan jalan. Kondisi ini memicu debu berterbangan hingga menyerupai kabut tipis yang mengganggu jarak pandang pengendara.
Sejumlah pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, tampak harus mengurangi kecepatan secara tiba-tiba.

Bahkan, beberapa di antaranya terlihat melakukan pengereman mendadak guna menghindari potensi kecelakaan akibat minimnya visibilitas.
Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di kawasan yang tergolong vital, karena berada tidak jauh dari Bandara Depati Amir, GOR Sahabudin, serta kediaman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.
Di sisi lain, aktivitas truk pengangkut pasir terpantau masih berlangsung hingga sore hari.

Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat keluar masuk dari akses jalan yang diduga mengarah ke lokasi tambang galian C di sekitar kawasan tersebut.
Minimnya pengawasan terhadap muatan truk diduga diindikasikan menjadi salah satu penyebab terjadinya tumpahan material di jalan raya. Padahal, kondisi ini berpotensi melanggar ketentuan keselamatan lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.
Hingga saat ini atau sekitar pukul 16.30, belum terlihat adanya upaya pembersihan jalan secara maksimal maupun penertiban terhadap kendaraan pengangkut material yang melintas di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait pengawasan angkutan material maupun penanganan kondisi jalan yang terdampak. Aksara Newsroom masih berupaya meminta konfirmasi dari DLH dan Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Jendela Group)
jb
jb











