JENDELABABEL.COM, PANGKALPINANG –Suasana duka menyelimuti keluarga besar Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Pangkalpinang. Salah satu anak (Muhammad Aditya Tri Nugroho) dari pengurus APKLI (bendahara)yang bernama Ariyanto biasa di panggil mas Ari dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan oleh berbagai pihak terkait.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa,13 Januari 2026 pukul 13.00 wib, ketika korban dilaporkan dalam kondisi darurat di pantai teluk uber Sungailiat. Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Kepolisian serta Laskar Sekaban Kabupaten Bangka segera turun ke lapangan untuk melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.
Berbagai upaya maksimal telah dilakukan oleh tim penyelamat dengan menyisir lokasi kejadian dan sekitarnya. Namun, takdir berkata lain. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia(Rabu 14 Januari 2026 kisaran pukul 06.45 wib)
Kejadian ini meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sesama pengurus dan anggota APKLI (pedagang kaki lima) kota Pangkalpinang.
Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim penyelamat yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan kemanusiaan.
“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Basarnas, BPBD, kepolisian , TNI dan Laskar Sekaban Kabupaten Bangka yang telah berusaha maksimal dalam proses pencarian dan penyelamatan. Semoga kebaikan dan pengorbanan seluruh tim mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Ariyanto orang tua korban.
Pihak keluarga memohon doa agar almarhum Muhammad Aditya Tri Nugroho diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (Redaksi/JB007Babel)












